Jelang FOMC, arus dana asing masih mengalir

  • March 16, 2017

    JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (14/3) ditutup menguat 0,41% ke level 5,431.585. Pelaku pasar pun dinilai sudah siap menyambut kenaikan suku bunga The Fed. Bahkan, selama dua hari terakhir, investor asing juga membukukan net foreign buy.

    Mengutip data RTI, aksi beli asing atau net foreign buy pada Selasa (14/3) tercatat mencapai Rp 457 miliar. Adapun sektor infrastruktur dan pertambangan memimpin penguatan masing-masing 1,45% dan 1,19%. Sementara volume transaksi hari ini tercatat 24,82 miliar senilai Rp13,502 triliun.

    Chrsitian Saortua, Analis Minna Padi Investama bilang, penguatan IHSG hari ini didukung oleh aksi beli asing. “Padahal saat ini sedang gencar sentimen The Fed yang akan menaikkan suku bunga pada Kamis dini hari besok,” ujarnya kepada KONTAN.

    Menurut Christian, investor asing sudah menghitung dampak tersebut dan menganggap bahwa potensi pertumbuhan pasar saham Indonesia masih lebih menarik dibanding pasar US.

    Aditya Perdana Putra, Analis PT Semesta Indovest juga bilang aksi beli asing tersebut yang mencapai Rp406,8 miliar pada Senin (13/3) juga menunjukkan sikap pelaku pasar dalam menyambut kenaikan suku bunga The Fed. “Investor cenderung membeli saham di valuasi murah untuk trading harian dengan cuan yang tipis,” ujarnya kepada KONTAN.

    Namun begitu, investor tetap perlu waspada lantaran akan ada rilis data perdagangan Indonesia. Selain itu, Bank Indonesia pun bakal mengumumkan posisi BI 7days reverse repo rate pada Kamis mendatang. “Bisa saja terjadi koreksi dalam jangka pendek,” ujar Christian.

    Christian memprediksi pergerakan IHSG Rabu (15/3) akan berada di rentang 5.380 – 5.480. Menurutnya, aksi beli asing masih akan mendominasi pergerakan indeks.

    Comments(0)

    Leave a comment

    Required fields are marked *